Masalah Disfungsi Seksual pada Istri

Masalah Disfungsi Seksual pada Istri – Gangguan fungsi seksual atau disfungsi seksual merupakan salah satu dari tiga faktor penyebab ketidakharmonisan kehidupan seksual  setiap pasangan. Kedua faktor lainnya ialah hambatan komunikasi seksual dan pengetahuan seksual yang rendah atau salah. Ketiga faktir tersebut berkaitan erat.

Disfungsi Seksual

Istilah masalah disfungsi seksual menunjukkan adanya gangguan pada salah satu  atau lebih aspek fungsi seksual. Disfungsi seksual dapat terjadi pada semua bentuk atau rekasi seksual terhadap rangsangan seksual yang diterima. Maka disfungsi seksual dapat terjadi pada dorongan seksual, pada rekasi organ kelamin terhadap rangsangan seksual, sampai pada orgasme  dan ejakulasi sebagai puncak reaksi seksual.

Masalah Disfungsi Seksual pada Istri

Masalah Disfungsi Seksual pada Istri

Wanita juga bisa mengalami disfungsi seksual. Klasifikasi disfungsi seksual wanita sebagai berikut :

  1. Gangguan dorongan seksual :
    – Dorongan seksual hipoaktif
    – Gangguan aversi seksual
  2. Gangguan bangkitan seksual
  3. Hambatan orgasme
  4. Gangguan sakit seksual :
    – dispareunia
    – vaginismus
    – gangguan sakit seksual non koitus.

Anorgasmia adalah ketidakmampuan wanta dalam mencapai orgasme. Kenali tanda dan penanganan yang tepat untuk penyakit yang satu ini. Biasanya penyakit anorgasmia disebabkan oleh faktor psikologis, hubungan dengan pasangan bahkan keniasaan dalam sebuah budaya. Anorgasmia termasuk dalam salah satu disfungsi seksual yang terjadi pada wanita.

Ada beberapa jenis anorgasmia yang bisa dialami wanita ;

  1. Primar Anorgasmia, jenis ini berarti seseorang tidak akan pernah mengalami orgasme.
  2. Secondary anorgasmia, jenis ini berarti seseorang dulu bisa mencapai orgasme namun sekarang sulit untuk mencapai klimaks.
  3. Situational anorgasmia, hanya dapat mengalami orgasme dalam waktu tertentu saja.
  4. General Anorgasmia, tidak dapat mengalami orgasme dalam keadaan apapun atau dengan pasangan seksual manapun.

Gangguan fungsi seksual atau disfungsi seksual merupakan salah satu dari tiga faktor penyebab ketidakharmonisan kehidupan seksual  setiap pasangan. Kedua faktor lainnya ialah hambatan komunikasi seksual dan pengetahuan seksual yang rendah atau salah. Ketiga faktir tersebut berkaitan erat. Istilah disfungsi seksual menunjukkan adanya gangguan pada salah satu  atau lebih aspek fungsi seksual. Disfungsi seksual dapat terjadi pada semua bentuk atau rekasi seksual terhadap rangsangan seksual yang diterima. Maka disfungsi seksual dapat terjadi pada dorongan seksual, pada rekasi organ kelamin terhadap rangsangan seksual, sampai pada orgasme  dan ejakulasi sebagai puncak reaksi seksual. Wanita juga bisa mengalami disfungsi seksual.

 Cara Mengatasi Disfungsi Seksual Pada Wanita

Banyaknya masalah disfungsi seksual pada istri yang tidak terungkap misalnya adalah seperti beberapa hal yang diajelaskan diatas kemungkinan terjadi sebelum Anda mengalami masalah disfungsi ereksi atau bahkan sebaai salah satu akibat dari disfungsi ereksi yang Anda alami. Masalah disfungsi ereksi pada istri menjadi semakin parah jika memasuki usia menopause dimana akan ditandai dengan penurunan pada hormon estrogen sehingga akan membuat terjadinya penipisan pada dinding vagina dan juga penurunan pada lubrikasi di dinding vagina dan kemudian ditambah lagi jika istri Anda sedang menderita penyakit kronis yang bisa mempengaruhi akan pembuluh darah, misalnya adalah seperti penyakit hipertensi, penyakit diabetes, dan juga sebagai salah satu akibat yang menyebabkan nyeri muncul saat melakukan hubungan seksual. Sehingga biasanya istri cenderung menghindar disaat suami mengajak melakukan hubungan seksual. Jika hal ini tidak segera diatasi maka akan membuat proses penyembuhan masalah disfungsi seksual menjadi semakin parah.

Hal-hal yang harus dilakukan dalam mengatasi masalah disfungsi seksual pada istri adalah dengan mengetahui beberapa informasi dibawah ini :

  1. Gejala
    Sebaiknya catatlah mengenai kesulitan seksual yang sedang alami, dan juga tuliskan juga mengenai kapan dan juga seberapa seringkah Anda mengalami hal tersebut.
  2. Mengenai riwayat seksual
    Kemungkinan dokter akan menanyakan mengenai hubungan Anda dan juga kapan Anda pertama kali melakukan hubungan seksual. Dokter juga mngkin akan menanyakan mengenai riwayat dari trauma atau juga pelecehan seksual Anda.
  3. Riwayat kesehatan
    sebaiknya tuliskanlah mengenai kondisi medis yang pernah didiaganosa, dan termasuk salah satunya adalah mengenai kesehatan mental Anda.
  4. Tuliskanlah nama dan juga dosis obat yang Adna ambil atau baru saja Anda ambil. Selain itu, tuliskan juga mengenai resep dan juga obat-obatan yang bersifat over-the counter.
  5. Tuliskanlah mengenai pertanyaan apa saja yang Anda ingin tanyakan.

Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah disfungsi seksual pada istri adalah dengan melakukan komunikasi terbuka antara Anda dengan pasangan. Sebaiknya jujrlah mengenai ketidakpuasan atau juga mengenai masalah yang Anda alami. Sebaiknya pertimbangkanlah alternatif lainnya yang bisa dilakukan dalam meningkatkan keintiman dan Anda juga bisa melibatkan diri Anda dalam aktivitas seksual yang lebih santai dan sangat berguna bagi Anda dan juga pasangan Anda. Dengan melakukan cara ini maka bisa membantu dalam meningkatkan keintiman dan juga membantu cara mengatasi stress yang dialami.

Masalah disfungsi seksual pada istri mempunyai banyak penyebab dan juga gejala sehingga pada pengobatan yang harus dilakukan juga berariasi. Dan masalah disfungsi seksual pada istri kebanyakan lebih efektif diatasi dengan cara melakukan pengobatan gabungan dan juga dengan membahas masalah-masalah medis yang berhubungan dan juga emosional. Pengobatan efektif yang dilakukan dalam mengatasi masalah disfungsi seksual pada istri biasanya lebih membutuhkan suatu penanganan kondisi medis yang bisa mendasarinya atau suatu perubahan pada hormonal.

Masalah Disfungsi Seksual pada Istri

Posted in Disfungsi Seksual | Leave a comment

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual – Banyak orang tidak menyadari kehidupan seksual sangat mempengaruhi kualitas hidup. Aktivitas seksual sebagai salah satu aspek dalam menilai kualitas hidup manusia. Berarti kalau kehidupan seksualo terganggu maka kualitas hidup juga terganggu. Sebaliknya kalau kehidupan seksual baik dan menyenangkan maka kualitas hidup menjadi lebih baik. Karena itu disfungsi seksual harus segera diatasi dengan cara yang benar bedasarkan ilmu pengetahuan terkini. Lebih baik lagi kalau dilakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi disfungsi seksual.

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual

Disfungsi Seksual Pada Wanita

Disfungsi seksual pada wanita dianggap  remeh padahal  dalam kehidupan seksual yang sehat dan baik menjadi salah satu indikator kesehatan. Hal ini akan membawa dampak negatif pada hubungan dan keharmonisan rumah tangganya.

Disfungsi seksual adalah suatu gangguan fungsi seksual dimana fungsi ini dibutuhkan manusia untuk melakukan kontak seksual yang normal. Disfungsi seksual pada wanita dianggap  remeh padahal  dalam kehidupan seksual yang sehat dan baik menjadi salah satu indikator kesehatan. Hal ini akan membawa dampak negatif pada hubungan dan keharmonisan rumah tangganya.

Disfungsi seksual pada pria dapat dikelompokkan menjadi :

  1. Gangguan dorongan seksual (GDS) : dorongan seksual hipoaktif dan gangguan aversi seksual.
  2. Gangguan disfungsi ereksi : Disfungsi ereksi dan ereksi berkepanjangan
  3. gangguan ejakulasi : ejakuasi dini dan ejakulasi terhambat
  4. Disfungsi orgasme
  5. Dipeareunia

Secara umum, ketika masalah terjadi pada tahap siklus respon seksual di atas, maka dapat menjadi permualaan masalah yang mengakibatkan disfungsi seksual. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Salah satunya adalah dengan terapi obat, yaitu mengkonsumsi obat-obatan yang bisa menangani disfungsi seksual.

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual dengan Tumbuk 2 buah cabe jawa, 5 isi kedawung, 1 ruas kencur, 2 ruas jahe, seduh dengan ¼ gelas air hangat, diperas, disaring, saat akan diminum tambahkan dengan satu sendok madu murni hitam dan 3 kuning telur . Lakukan 1 kali sehari.

Disfungsi Seksual pada Wanita

Disfungsi seksual adalah suatu gangguan fungsi seksual dimana fungsi ini dibutuhkan manusia untuk melakukan kontak seksual yang normal. Pada perempuan, disfungsi seksual meliputi lima hal :

Penurunan/gangguan nafsu atau libido

  • Gangguan terangsang (arousal)
  • Gangguan orgasme
  • Dispareunia (kondisi dimana vagina kering)
  • Vaginismus (kondisi dimana vagina langsung berkerut setiap kali akan berhubungan seks sehingga tidak jadi berhubungan).

Stress dalam kehidupan sehari-hari dapat mempengaruhi kempuan wanita dalam berhubungan seksual. Dalam situasi kelelahan dari kesibukan dalam pekerjaan, merawat anak mungkin juga berpengaruh pada hasrat atau nafsu seks ANDA. Atau anda mungkin sudah dibuat bosan dengan rutinitas seksual yang berlangsung dalam waktu lama yang membosankan dan hal ini dapat menjadikan nafsu atau hasrat seksual anda berkurang.

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual  dengan Pola hidup sehat

  • diet, olah raga, istirahat cukup, mengatasi stres yang dihadapi

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual dengan Obat:

  • minum (sildenafil, terapi sulih hormon, antidepresi, anti ansietas) lokal krim estrogen
  • Eros CTD (Clitoral Therapy Device)
  • Lubrikan vagina
  • Dilator vagina
  • Psikoterapi
  • Terapi seks
  • Operasi

Proses Disfungsi Seksual

Dalam mengatasi disfungsi seksual, maka hal yang paling penting yang harus Anda tahu adalah mengenai terjadinya disfungsi seksual, maka kita juga harus lebih mengerti tentang siklus dari rangsangan seksual pada manusia. Dan disfungsi seksual tadi akan bisa mempengaruhi suatu permulaan atau awal dan juga dalam menyeleasikan siklus dari rangsangan seksual, ada 4 respon seksual yang terjadi pada manusia :

  1. Fase keinginan
    Pada fase ini biasanya akan melibatkan suatu fantasi seksual dan juga hasrat dalam melakukan aktivitas seksual. Dan munculnya hasrat seksual tadi merupakan salah satu bentuk gejala yang normal dan yang menjadi pertanyaan adalah seberapa besarkan keinginan Anda akan aktivitas seksual yang dianggap sebagai hal yang normal.
  2. Fase perangsangan
    Pada tahap ini biasanya melibatkan suatu perubahan fisik dan juga perasaan nikmat yang bisa muncul disaat proses rangsangan seksual terjadi. Perangsangan seksual ini melibatkan 2 refleks yang menjadi santat penting, yakni adalah ereksi yang terjadi pada pria dan uga lubrikasi pada vagina wanita.
  3. Fase orgasme
    Untuk pria dan juga wanita, tegangan seksual yang bisa mencapai puncaknya dan kemudian dilepaskan lewat kontraksi ritmis involunter yang berasal dari otot velvis dan disertai dengan suatu perasaan yang nikmat. Pada pria, kontrkasi yang berasal dari otot pelvis yang bisa melindungi bagian lapisan luar ketiga dari vagina yang mengalami kontraksi dengan refleks. Orang yang tidak bisa memaksakan akan terjadinya suatu orgasme. Dan juga dengan mengatur tahap dari orgasme yang bisa meliputi akan penerimaan stimulasi seksual dan juga sikap yang mau menerima kenikmatan seksual. Dan umumnya, mencoba dalam memaksakan orgasme yang malah membuat orgasme tadi terhambat sendiri.
  4. Fase resolusi
    Fase dari terjadinya relaksasi dan juga munculnya rasa nyaman. Untuk tahap ini secara fisiologis, biasanya pria tidak bisa mencapai ereksi lagi hingga waktu tertentu sedangkan pada wanita kemungkinan bisa mempertahankan rangsangan seksual yang muncul disaat stimulasi masih tetap dilanjutkan.

dan secara umum, disaat masalah yang terjadi untuk fase siklus respon seksual diatas, maka akan bisa menjadi suatu awal masalah yang menjadi penyebab disfungsi seksual. Jadi apakah hal yang bisa dilakukan jika mengalami masalah disfungsi seksual? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan melakukan terapi obat yakni dengan mengonsumsi jenis obat-obatan yang bisa membantu dalam penanganan disfungsi seksual.

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual

Posted in Disfungsi Seksual | Leave a comment

Jenis Disfungsi Seksual Pada Pria

Jenis Disfungsi Seksual Pada Pria – Masalah gangguan seksual atau yang lebih dikenal dengan disfungsi seksual membuat resah para pria. Hal ini disebabkan karena mereka tidak bisa merasakan hubungan seksual yang lebih bergairah dan juga lebih memuaskan dengan pasanganya. Selain itu juga mereka menjadi minder dan malu karena performance mereka menjadi kurang maksimal di depan pasangan mereka. Terlebih jika istri mereka mengungkapkan rasa kecewanya karena merasa tidak terpuaskan. Hal ini akan berujung dengan terjadinya stress atau juga depresi. Dan sebaliknya masalah stress dan depresi juga bisa menjadi pemicu terjadinya disfungsi seksual.

Jenis Disfungsi Seksual Pada Pria

Jenis Disfungsi Seksual Pada Pria

Janis Disfungsi Seksual

Jenis disfungsi seksual pada pria terjadi bermacam-macam. Namun kebanyakan pria lebih sering mendengar ejakulasi dini dan juga disfungsi ereksi. Selain kedua jenis disfungsi seksual pada pria ini, masalah lainnya yang sering dianggap sebagai salah satu disfungsi seksual adalah gairah seksual yang menurun. Terjadinya gangguan hasrat seksual atau juga libido yang mengalami penurunan biasanya ditandai dengan suatu gejala seperti hasrat atau minat dalam melakukan hubungan seksual enjadi menurun dan juga tidak segairah dulu. Keadaan seperti ini dimulai setelah masa fungsi seksual normal atau untuk orang yang kemungkinan selalu mempunyai suatu keinginan seksual yang rendah. Penyebab hal ini terjadi juga banyak pemicunya. Dan salah satu pemicunya bisa disebabkan karena terjadinya penurunan pada hormon estrogen untuk wanita sedangkan untuk pria disebabkan karena adanya penurunan pada hormon testosteron. Dan penyebab yang lain adalah akibat proses penuaan, kelelahan, masa kehamilan, konsumsi obat-obatan atau juga akibat kondisi kejiwaan seseorang misalnya seperti yang sudah dijelaskan diatas tadi seperti depresi dan juga terjadinya suatu kecemasan berlebihan.

Jenis disfungsi seksual pada pria lainnya adalah disfungsi ereksi. Untuk kasus disfungsi ereksi yang berat biasanya penis tidak bisa mendapatkan ereksi yang penuh walaupun sudah mendapatkan rangsangan seksual. Hal ini disebut dengan disfungsi ereksi. Dan jika kondisi ini menyerang selama berbulan-bulan lebih dari 3 bulan maka Anda dianggap mengalami masalah impotensi berat. Untuk menentukan ringan atau juga beratnya masalah impotensi atau disfungsi ereksi biasanya dokter yang akan menentukan. Biasanya diagnosa yang dilakukan pada disfungsi ereksi bermaksud untuk membantu mengukur tingkat dari disfungsi ereksi yang terjadi. Biasanya metode yang dilakukan adalah indeks IIEF dan juga melakukan pemeriksaan diruang laboratorium.

Jadi pasien tidak bisa menentukan bahwa mereka mengalami impotensi kasus ringan atau juga berat walaupun memang pengukuran dari tingkat ereksi bisa saja dilakukan dengan mandiri namun penilaian akhirnya hanya bisa dilakukan oleh dokter yang menangani Anda. Karena kadang pasien merasa bahwa mereka menderita masalah disfungsi ereksi yang berat padahal menurut dokter hal tersebut masih dianggap ringan.

Disfungsi Ereksi

Dibawah ini gejala disfungsi ereksi adalah :

  1. Disaat sedang bercumbu biasanya ereksi tidak terjadi yang pada akhirnya menyebabkan penetrasi menjadi gagal untuk dilakukan. Dan pada beberapa pasangan mereka biasanya memaksakan untuk tetap melakukan penetrasi tadi dan berharap bahwa penis akan mengalami ereksi jika sudah masuk ke dalam vagina, namun kenyataannya adalah gagal. Jika keadaan ini terus terjadi paling tidak selama 6 blan berturut-turut dan lebiih maka hal ini dianggap sebagai masalah yang berat. Segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan.
  2. Ereksi yang terjadi di malam dan pagi hari yang sudah tidak terjadi. Biasanya pada pria mereka akan mengalami ereksi 3-5 kali dalam sehari disaat mereka sedang tidur di malam hari. Dan begitupun disaat pagi hari, biasanya pria akan terbangun dalam keadaan penis mereka mengalami ereksi keras karena ada keinginan untuk buang air kecil.
  3. Ereksi yang terjadi di pagi dan subuh hari sudah tidak ada lagi. Ereksi keras akan terjadi disaat subuh dan pagi hari disaat pria ingin buang air kecil. Jika hal ini sudah tidak terjadi selama 6 bulan berturut-turut maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.
  4. Disaat sedang melakukan masturbasi, maka biasanya penis akan mengalami gagal ereksi. Dan biasanya penis harus mengalami suatu ereksi jika mendapatkan sentuhan. Jika masih tidak mengalami ereksi dan hal ini terjadi selama 6 bulan berturut-turut, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.

Selain masalah disfungsi ereksi, jenis disfungsi seksual pada pria lainnya adalah mengalami masalah ejakulasi dini. ejakulasi dini pria biasanya ditandai dengan ejakulasi yang tidak sesuai harapan yang terjadi dengan waktu singkat. Hal ini akan membuat pasangan mereka menjadi kecewa dan merasa bahwa diri mereka sudah tidak sejantan dulu lagi. Kemungkinan penyebab dari ejakulasi dini bisa disebabkan karena minimnya pendidikan seksual, selain itu masturbasi yang dilakukan dengan berlebihan dan dengan frekuensi yang sering juga bisa mempengaruhi hal tersebut. Penyebab lainnya adalah karena masalah penyakit diabetes dan adanya gangguan pada prostat. Sedangkan menurut penyebab psikis, hal yang menjadi penyebab terjadinya ejakulasi dini adalah karena stress, depresi, kecewa, kecemasan yang berlebihan yang mengakibatkan ejakulasi dini terjadi. Jika hal ini terjadi lebih dari 6 bulan berturut-turut maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Jika penyebab dari ejakulasi dini adalah karena penyakit maka hal yang harus dilakukan adalah dengan mengatasinya penyakit yang menyertainya terlebih dahulu.

Jenis Disfungsi Seksual Pada Pria

Posted in Disfungsi Seksual | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Frigiditas Pada Wanita

Frigiditas Pada Wanita – Sering dikatakan bahwa pria lebih sering ingin berhubungan seks daripada wanita. Namun pendapat ini bisa saja sekedar dari isapan jempol belaka. Banyak pakar pada terapi seks yang mengatakan wanita juga lebih ingin berhubungan seksual daripada wanita. Jika pada pria, biasanya disfungsi seksual yang dialami adalah seperti  disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, pada wanita juga terdapat disfungsi seksual berupa frigiditas. Bagaimanapun juga istilah dari frigiditas pada wanita sering dipakai untuk mereka yang tidak bisa bergairah dalam berhubungan seksual dan hal ini merupakan salah satu disfungsi seksial pada wanita.

Frigiditas Pada Wanita

Frigiditas Pada Wanita

Disfungsi Seksual

Pasangannya juga tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi situasi yang demkikian karena dianggap masalah itu haruslah diselesaikan sendiri. Pada lain pihak biasanya juga ada pernyataan yang sama kelirunya yang mengatakan tidak ada wanita yang mengalami frigiditas yang ada hanyalah pria yang tiak mengerti bagaimana carnya untuk membangkitkan gairah dari seks wanitanya.

Meski terdapat adanya suatu kasua berupa dimana wanita memang mempunyai hanya sedikit hasrat mengenai seks dan juga ada pula yang berminat namun tidak bisa mencapai klimak. Masalah seks dan hubungan seksual ni merupakan suatu hubungan dua arah. Seorang pria yang mengatakan bahwa pasangannya mengalami frigiditas pada wanita mungkin memang tidak mengerti cara untuk menyelami bagaimana haruslah bertindak dengan keadaan yang ada. Namun, pada mereka atau wanita yang menagalmi masalah frigiditas ini bisa melatih diri untuk membangun energy seksialnya. Terlebih lagi jika tidak dijumpai pada fungsi organ seksual tersebut.

Untuk melakukan suatu hubungan seksual yang sehat dan juga harmonis, setidaknya juga harus dilandasi dengan rasa cinta kasih dan sayang. Dengan demikian, harapan dan juga keinginan dari tercapainya dan terciptanya suatu kebahagiaan serta rasa saling percaya pada pasangan suami istri hingga akhir hayat menjadi terwujud.

Masalah  frigiditas pada wanita bisa saja dikaitkan dengan berbagai hal yang menjadi penyebabnya dan akibatnya, antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Ada wanita yang merasakan bahwa dalam melakukan senggama ia tidak merasakan sama sekali.
  2. Gairah seksualnya menjadi tidak bangkit dan juga kadang terjadi suatu perubahan pada perasaan.
  3. Otot-otot yang ada pada vagina cepat mengejang sehingga penis tidak bisa masuk.

Hal yang harus Anada ketahui mengenai wanita frigid adalah bahwa walaupun mereka tidak bisa menikmati hubungan seksual yang sedang berlangsung dengan pasangan mereka, biasanya wanita frigid mamsih bisa hamil dan bisa mendapatkan keturunan. Namun hanya karena penyebab dari gairah seksual yang tidak ada maka hal ini menyebabkan aliran darah menuju ke organ intim tidak ada sama sekali, sehingga membuat vagina kering dan tidak bisa mengeluarkan cairan pelumasnya supaya bisa melakukan penetrasi. Hal ini yang menyebabkan munculnya rasa perih pada alat kelamin disaat hubungan seksual sedang berlangsung.

Dan selain itu juga tidak adanya suatu reaksii pada bibir vagina. Hal ini pastinya merupakan suatu masalah yang membuat hubungan rumah tangga menjadi terganggu. Gangguan yang seperti ini akan menyebabkan wanita menjadi takut dalam melakukan hubungan seksual karena rasa nyeri yang muncul saat melakukan hubungan seksual. Biasanya juga wanita frigid akan mengakibatkan terjadinya masalah disfungsi orgasme pada wanita dan hal ini pada akhirnya akan membuat kebahagiaan Anda dengan pasangan menjadi terganggu.

Gairah seksual dan hasrat seksual biasanya dimulai dari otak sehingga akan menghambat atau memblokir rangsangan seksual yang datang menuju ke otak yang pada akhirnya akan menyebabkan gairah seksual menjadi meurun dan bahkan tidak ada sama sekali. Dan berdasarkan dari penelitian sekitar 90% kasus wanita yang mengalami frigid biasanya mereka disebabkan oleh adanya faktor kejiwaan sehingga dalam menyembuhkan masalah ini maka sangat dibutuhkan motivasi atau dorongan yang sangat kuat dari pasangan dan juga dari dirinya sendiri.

Cara Mengatasi Frigiditas

Hal yang paling penting dilakukan dalam mengatasi masalah frigid adalah niat yang kuat dan juga kesadaran dari wanita itu sendiri. Dukungan yang berasal dari pasangan juga bisa membantu dalam mengatasi masalah ini. Selain itu, komunikasi yang terbuka yang akan membantu dalam menjadikan istri yang mulanya pemalu menjadi berani berbicara mengenai masalah yang ada hubungannya dengan hubungan intim. Beberapa cara dibawah ini bisa membantu dalam mengatasi frigiditas pada wanita adalah :

  1. Sebaiknya hindarilah stress dan kelelahan yang luar biasa. Melakukan penyegaran dalam bentuk melakukan olahraga dan juga melakukan rekreasi, mengimbanginya dengan mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
  2. Melakukan konsultasi mengenai masalah frigiditas pada wanita dengan pasangan Anda. Jika perlu Anda bisa melakukan konsultasi langsung dengan dokter ahli jika masalah yang menyebabkan hal ini terjadi adalah akibat masalah fisik.
  3. Menyadari bahwa frigid merupakan salah satu gangguan seksual yang masih bisa diatasi.
  4. Memberikan rangsangan seksual dan rangsangan yang menyeluruh serta menyentuh sebelum melakukan penetrasi.

Hal yang paling terpenting adalah dengan mengetahui penyebabnya terlebih dahulu dalam mengambil tindakan untuk bisa mencegah dari terjadinya masalah tersebut dan kemudian melakukan penanganan. Sebaiknya jangan biarkan kebahagiaan keluarga Anda mengalami gangguan akibat dari masalah yang memang sebenarnya masih bisa diatasi dan juga dicegah. Melakukan komunikasi terbuka dengan pasangan juga bisa membantu dalam mengecilkan efek negatif yang muncul.

Frigiditas Pada Wanita

Posted in Disfungsi Seksual | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Masalah Seksual Pada Wanita Menopause

Masalah Seksual Pada Wanita Menopause – Menopause yang terjadi pada setiap perempuan berbeda-beda. Masa itu dapat saja terjadi ketika memasuki usia 40-50 tahun. Jika seorang perempuan telah menjalani operasi pengangkatan indung telur, maka masa menopasuenya akan datang lebih awal dari yang seharusnya. Menopause adalah saat berhentinya siklus haid dalam perkembangan seksual seorang perempuan. Dengan begitu, proses ovulasi tidak lagi terjadi karena hormone estrogen yang selama ini diproduksi seudah berkurang jumlahnya. Karena hormone estrogen membentuk jaringan-jaringan lunak pada saluran alat kelamin dan payudara perempuan, bagian-bagian tersebut mengalami perubahan secara pelan-pelan. Perubahan ini diikuti juga dengan berkurangnya elastisitas kulit, rambut yang mengalami kerontokan, dan terjadinya osteoporosis. Dan masalah seksual pada wanita menopause juga bisa terjadi.

Masalah Seksual Pada Wanita Menopause

Masalah Seksual Pada Wanita Menopause

Disfungsi Seksual pada Waita Menopause

Beberapa gejala menopause lainnya adalah timbulnya hawa panas atauu yang biasa dikenal dengan hot flashes secara tiba-tiba pada sekujur tubuhnya  atau kulit leher dan muka menjadi kemerah-merahan di sertai rasa kesemutan diseluruh tubuh. Rasa tersebut bersifat hilang timbul yang dalam sehari bisa terjadi beberapa kali. Sejalan dengan perkembangan waktu, perasaan ini akan semakin berkurang dan ini menimbulkan masalah seksual pada wanita menopause. Gejala lain berupa perubahan mental, seperyti insomnia, sakit kepala, mudah marah, tersinggung dan letih.

Menopause untuk sebagian wanita dianggap sebagai awal dari masa tua dan akhir dari sebuah kehidupan. Anggapan seperti itu tidak beralasan sama sekali karena yang lebih penting dilakukan adalah belajar menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi dengan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan mencari kegiatan baru. Menopause tidak berarti seorang wanita meghentikan aktivitas sekusualnya. Pada kenyataannya masa menopause tidak mempengaruhi kemampuan seksual seorang perempuan. Hanya yang terjadi, masalah seksual pada wanta menopause adalah hasrat seksualnya terhadap seks sudah mulai turun karena sebagian perempuan merasa dirinya sudah tidak menarik lagi bagi pasangannya.

Meskipun demikian, ada juga beberapa wanita yang menikmati masa-masa ini sebagai masa kebebasannya. Bebas untuk menjaga anak-anaknya dan bebas dari kehamilan. Dengan begitu mereka memliki lebih banyak waktu untuk berdua saja dengan pasangannya. Penambahan hormone estrogen, baik melalui oral maupun suntikan, sebenarya tidak diperlukan. Hormone ini masih tetap diproduksi oleh kelenjar tertentu hingga melewati masa menopause. Jadi, menopause hanyalah salah satu perubahan yang terjadi pada usia pertengahan dan bukan akhir dari suatu kehidupan.

Hormon testosteron merupakan hormon yang dianggap sebagai hormon seksual pria seperti yang banyak ditemukan dengan presentaase yang jumlahnya leebih tinggi antara pria dibandingkan oleh wanita. Namun juga bisa memainkan peranan yang sangat penting pada fungsi seksual wanita. Biasanya pada wanita, hormon testosteron akan dohasilkan di dalam ovarium setengah dalam kelenjar adrenal. Dan hal ini sangat membantu dalam memperthankan massa tulang dan juga otot serta melakukan kontribusi pada peningkatan libido wanita. Produksi dari hormon testosteron yang mengalami peningkatan selama masa pubertas wanita dianggap sebagai salah satu pemicu dari produksi hormon estrogen. Dan jika sudah mengalami menopause wanita, kadar dari hormon testosteron ini akan jatih dengan bertahap dan sementara pada tingkat estrogen yang akan mengalami penurunan secara drastis. Tingkat dari hormon testosteron dan juga hormon estrogen yang lebih renah akan menyebabkan terjadinya suatu perubahan pada jaringan genital dan akan mengurangi respon akan rangsangan seksual yang muncul. Bahkan disaat Anda sedang melakukan pembedahan ovarium atau seang melakukan histerektomi, maka ada suatu penurunan yang terjadi dengan mendadak di dalam tingkat hormon seksual.

Ketidakseimbangan dari hormonal ini akan mengakibatkan menopause yang sebelum terjadi pada masa periodenya. Hal ini mengakibatkan terjadinya gejala dari disfungsi seksual pada wanita sehingga mengakibatkan libido menjadi menurun dan masalah orgasme menjadi terganggu. Dan kurangnya yang terjadi dengan terus menerus serta hasrat seksual dan juga fantasi seksual yang dianggap sebagai salah satu gangguan dari hasrat seksual yang hipoaktif.

Cara Mengaasi Disfungsi Seksual pada Wanita Menopause

Beberapa cara mengatasi masalah seksual pada wanita menopause adalah :

  1. Melindungi diri mereka dari terjadinya infeksi vagina dengan cara menggunakan pakaian katun yang lumayan besar dan juga selalu dalam keadaan bersih, sebaiknya gantilah 2 kali dalam sehari, dan sebaiknya mandi 2 kali dalam sehari.
  2. Mencegah dan mengatasi masalah disfungsi seksual pada wanita adalah dengan melindungi diri akan terjadinya infeksi saluran kemih dan juga membasuh dari arah depan ke belakang disaat setelah buang air besar dan juga buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual.
  3. Cara mengatasi disfungsi seksual pada wanita yang lainnya adalah dengan melindungi diri dari terjadinya infeksi menular seksual dengan menggunakan kondom disaat Anda sedang melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda.
  4. Menjaga kesehatan fisik dan psikis merupakan salah satu cara mengatasi disfungsi seksual
  5. Tidak mengonsumsi alkohol dalam mencegah disfungsi seksual pada wanita.
  6. Tidak merokok
  7. Melakukan olahraga dengan teratur
  8. Memastikan dalam mengelola stress dan juga dalam mengatasi masalah dari sumber penyebab stress dengan baik.
  9. Mendapatkan waktu istirahat yang cukup
  10. Mengatasi masalah depresi dan juga kecemasan
  11. Melakukan pemeriksaan ke dokter dengan teratur untuk mendapatkan tes yang rutin.

Masalah Seksual Pada Wanita Menopause

Posted in Disfungsi Seksual | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Seksual Pada Wanita

Disfungsi Seksual Pada Wanita – Dulu kaum wanita merasa risi membicarakan masalah sekualnya. Sekarang perempuan lebih menginginkan adanya perubahan terhadap lingkungan dan pandangan yang meliputi segala aspek kehidupan seksualnya. Hal ini dapat dilihat melalui banyaknya artikel tentang disfungsi seksual pada wanita, baik yang dimuat dalam media cetak maupun yang ditanyangkan melalui media eletronik.

Melihat begitu banyaknya perubahan yang terjadi, agaknya kaum perempuan sebenarnya memiliki masalah-maslaah seputar kehidupan seksualnya. Meskipun tidak semua perempuan sepenuhnya memperhatikan masalah ini, setidaknya masalah ini sudah mulai terungkap. Pada perempuan gangguan seksual atau dalam duniakedokteran biasa disebut dengan disfungsi seksual adalah terganggunya fungsi aktivitas seksual yang normal. Penyebab disfungsi seksual pada wanita adalah bisa bersifat psikologis, bisa juga fisik. Gangguan fisik yang terjadi antara lain adanya beberapa penyakit, seperti penyakit diabetes, sakit jantung, kelainan saraf, penyalahgunaan obat, merokok dan alkohol. Gangguan psikologis antara lain perasaan risih terhadap seks, rasa bersalah, perselingkuhan, dan kurangnya komunikasi terhadap pasangan tentang apa yang menjadi keinginannya dalam beraktivitas seksual.

Disfungsi Seksual Pada Wanita

Disfungsi Seksual Pada Wanita

Disfungsi Seksual pada Wanita

Berbeda dengan kaum laki-laki yang ketika menemukan disfungsi seksual menimpanya secepat kilat akan berusaha untuk mengobatinya dengan cara apapun, pada kaum wanita, sebagian besar lebih bersikap pasrah dan dapat menerima kenyataan ini. Ada beberapa bentuk masalah seksial pada wanita, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Gangguan nafsu seksual
    Seperti halnya laki-laki, peremouan memiliki nafsu seksual yang berbeda-beda. Gangguan nafsu seksual maksudnya kurang atau hilangnya sama sakali nafsu seksual seseorang, sehingga terjadi penolakan terhadap segala bentuk aktivitas seksualnya. Pada dasarnya, seorang wanita dapat berhubungan seksual sejauh dirinya memiliki nafsu seksual yang sehat. Tidak ada seorang perempuan pun yang benar-benar kehilangan nafsu seksualnya, yang ada hanyalah menurunnya nafsu seks yang dimiliki. Penyebab masalah ini adalah faktor psikologis atau obat-obatan tertentu yang dapat menurnkan nafsu seksual, seperti obat psikoaktif, obat jantung dan penyakit hipertensi, serta hormonal.
  2. Gangguan rangsangan
    Disfungsi seksual pada wanita yang satu ini adalah suatu kondisi ketika seseorang tidak pernah dapat mencapai atau mempertahankan rangsangan seksual yang didapatnya, s ehingga tidak terjadi lubrikasi dalam vagina. Selanjutnya, vagina akan tetap kering
  3. Gangguan orgasme atau anorgasmia
    Orgasme merupakan peristiwa puncak rangsangan seksual. Gerakan otot-otot dinding vagina dan kontraksi yang terjadi pada otot rectum menimbulkan perasaan yang menyenangkan bagi siapapun yang mengalaminya, lkarena setiap orang memiliki kemampuan untuk mengalami orgasme. Dengan adanya gangguan orgasme, seorang wanita  tidak akan peernah menkmati kepuasan seksual secara maksimal. Gangguan orgasme atauu anorgasmia dipengaruhi oleh faktor psikis. Kadang-kadang dapat juga diketahui penyebabnya dari adanya kelainan pada system pembulut darah atau saraf. Untuk mengetahu penyebb yang pasti, seseorang tersebut harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli terapi seks.

Cara Mengatasi Disfungsi Seksual pada Wanita

Disfungsi seksual pada wanita dan juga pada pria biasanya sama penyebabnya. Misalnya karena gangguan psikis seperti stres dan depresi. Namun disfungsi seksual pada wanita bisa diatasi dengan cara melakukan beberapa hal dibawah ini :

  1. Melakukan konsultasi dengan dokter
    Hal yang harus pertama kali dilakukan adalah dengan membahas masalah yang mereka alami untuk mengatasi masalah disfungsi seksual dengan cara melakukan konsultasi pada dokter. Anda harus menceritakan pada dokter mengenai masalah yang Anda alami supaya dokter bisa memberikan solusi dalam mengatasinya. Dan sebagian besar, mereka biasnaya tidak menyadari bahwa keadaan seperti penyakit diabetes, akan membuat hasrat seksual menjadi menurun. Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab yang lain yang bisa mempengaruhi masalah dengan gairah sekual dan keintiiman Anda dengan pasangan Anda.
  2. Melakukan senam kegel
    Cara lain yang bisa mengatasi masalah disfungsi seksual adalah dengan melakukan senam kegel. Senam kegel merupakan senam yang sangat membantu dalam mengatasi masalah disfungsi seksual yang menyakitkan. Kontraksi pada otot panggul dan juga bisa membantu dalam menahan mereka selama beberapa detik bisa membantu untuk meningkatkan kekuatan pada alat kelamin wanita. Hal ini merupakan suatu hal yang cukup bijaksana dan juga bisa Anda lakukan dimana saja.
  3. Melakukan pijatan yang sensial dengan pasangan
    Pendekatan lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan pijatan sensual pada pasangan Anda. Anda bisa melakukan penanaman bahwa Anda tidak yakin mengenai penyebab dari hubungan seksual atau juga tidak, supaya tidak membuat pasangan Anda kecewa, bukan hanya santai, namun cara ini akan bisa membantu dalam meningkatkan gairah seksual Anda. Kemudian menambahkannya pada rutinitas harian Anda maka hal ini akan bisa membantu.
  4. Melakukan olahraga dengan teratur
    Melakukan olahraga dengan teratur akan membantu dalam melancarkan aliran darah yang ada di dalam tubuh dan salah satunya adalah aliran dari pembuluh darah untuk menuju ke daerah organ intim, sehingga bisa membantu dalam meningkatkan gairah disaat sedang melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Namun Anda tidak perlu khawatir, semua penyebab disfungsi seksual pada wanita atau juga pada pria masih bisa diatasi. Jadi Anda tidak usah khawatir jika mengalami masalah disfungsi seksual. Dan salah satu cara yang bisa membantu dalam mengatasi disfungsi seksual adalah dengan melakukan komunikasi terbuka dengan pasangan Anda.

Disfungsi Seksual Pada Wanita

Posted in Disfungsi Seksual | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gangguan Disfungsi Seksual

Gangguan Disfungsi Seksual – Sebelum tahun 1980, gangguan disfungsi seksual dengan sebab apapun digolongkan ke dalam sistilah impotensi untuk pria dan frigiditas untuk wanita. Sejak saat itu, klasifikasi gangguan disfungsi seksual telah berkembang dan kini berdasarkan pada orientasi fisiologis yaitu suatu model seksualitas manusia yang teridiri dari empat fase. Klasifikasi ini membagi sindrom disfungsi seksual menjadi ganguan hasrat seksual, gangguan eksitasi atau gairah, dan gangguan orgasme. Fase keempat pada respons seksual manusia, yaitu resolusi, jarang mengalami gangguan. Gangguan hasrat seksual meliputi perilaku seksual atau libido yang hiperaktif atau hipoaktif dan penolakan seks. Gangguan pada fase eksitasi meliputi disfungsi ereksi, dipareunia, dan vaginismus. Gangguan organsme meliputi orgasme yang sulit pada wanita dan ejakulasi dini pada pria.

Gangguan Disfungsi Seksual

Gangguan Disfungsi Seksual

Disfungsi Seksual

Perilaku seksual yang normal dapat merupakan keseimbangan antara motor erotic, yang mendorong hasrat untuk aktivitas seksual, dan rem seksual yang menjaga keinginan tersebut tetap terkendali. Sinyal-sinyal yang mendorong dan menghambat tampaknya bertemu pada pusat spesifik dihipotalamus dan system limbic untuk menghasilkan hasrat seksual yang merupakan satu kesatuan. Kemungkinan hanya bagian akhir dari kesatuan ini yang mengalami kelainan. Tidak ada pemeriksaan khusus untuk mengetahui kelainan pada hasrat seksual. Dengan demikian, diagnosis gangguan disfungsi seksual hanya berdasarkan pada kulihan subjektif mengenai adanya kelainan libido yang menyebabkan distress pada indivdu tersebut mauun kesulitan dalam  berhubungan dengan orang lain.

Dua kelompok gangguan disfungsi seksual yang berbentuk gangguan gairah seksual yang dikenal adalah gangguan seksual hipoaktif (hypoactive sexual disorder, HSD) dan gangguan penolakan seksual. HSD didefinisikan sebagia penurunan (atau tidak ada)-nya fantasi seksual atau hasrat untuk aktivitas seksial yang menetap atau berulang. Ganguan penolakan seksual adalah penolakan yang ekstrem terhadap atau penghindaran terhadap semua (atau hampir semua) kontak seksual genital dengan pasangan seksual yang bersifat menetap atau berulang. Dari sejumlah pasien yang berobat untuk gangguan hasrat seksual, 79% mengalami HSD, 20% mengalami gangguan penolakan seksual, dan 1% mengalami ganguan seksual hiperaktif. Penyebab gangguan  hasrat seksual dapat bersifat organic atau psikososial. Penyebab organic meliputi defisiensi testosterone, penyakit kronis, penggunaan obat-obatan tertentu yang bekerja sentral, dan gangguan psikiatrik. Penyebab psikogenik eliputi stimulus yang secara psikologis bersifat represif seperti rasa cemas, marah, persepsi terhadap pasangan yang menimbulkan perasaan jijik, atau pengalaman negative dalam berhubungan seksual.

Pengiobatan pada ganguan hasrat seksual bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoreksi masalah organic yang mendasari. Psikoterapi mungkin bermanfaat pada pengobatan gangguan hasrat seksual denhan etiologi nonorganic. Pasienn disfungsi seksual berkepanjangan dengan etiologi organim seringkali disertai masalah psikososial. Konseling individual atau kelompok dapat sangat bermanfaat sebagai terapi tambahan pada pasien.

Cara Mengatasi Disfungsi Seksual

Beberapa cara dibawah ini bisa membantu dalam mengatasi gangguan disfungsi seksual pada pria misalnya seperti ejakulasi dini pria dan juga disfungsi ereksi, serta membantu mengatasi disfungsi seksual pada wanita adalah :

  1. Mengonsumsi selai berry
    Buah-buahan dengan warna yang gelap misalnya seperti blackberry, bilberry, dan juga elderberry yang mengandung kandungan anthocyanin, antioksidan yang sangat tinggi yang bisa membantu dalam meningkatkan ereksi yang kuat. Salah satu penelitian yang dilakukan menemukan bahwa anthocyanin dalam berry akan membantu dalam mempertahankan oksida nitray yang bisa membantu dalam membersihkan radikal bebas yang menjadi penyebab dari terjadinya penyempitan arteri.
  2. Berhenti merokok
    Biasanya pada perokok aktif mereka mempunyai resiko yang sangat tinggi dalam mengalami penyakit jantung, penyakit stroke, dan juga kanker paru serta kanker kandung kemih. Namun bukan hanya itu saja, salah satu studi atau penelitian yang dilakukan menemukan bahwa merokok akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada arteri yang bisa meningkatkan resiko dari terjadinya disfungsi ereksi pada pria menjadi 2 kali lebih tinggi. Dan jika berhenti merokok di usia sekitar 90 tahunan atau jga sebelumnya, biasanya kerusakan yang terjadi pada ereksi masih bisa diperbaiki.
  3. Menghindari stress
    Stress merupakan salah satu hal yang bisa mempengaruhi dari terjadinya gangguan psikis semua organ. Namun ketegangan yang berlangsung dengan terus menerus merupakan salah satu sinyal yang sangat berbahaya. Hal ini disebabkan karena stress akan membuat tubuh bisa melepas epinefrin yang merupakan salah satu jenis dari adrenalin yang bisa langsung menuju ke arteri dan kemudian membuatnya menjadi lebih kacau. Stress yang terjadi dalam jangka waktu yang panjang akan bisa berkontribusik dengan terjadinya pengerasan pada arteri.
  4. Mengatasi masalah tidur ngorok atau mendengkur
    Organ yang biasanya selalu mendengkur merupakan suatu sinyal bahwa hal ini merupakan masalah yang disebabkan oleh kekurangan pada oksigen, dan termasuk adalah oksigen yang mengalir menuju ke organ intim. Dengkuran yang terjadi dengan ringan masih bisa diatasi dengan cara meninggikan posisi kepala disiaat Anda sedang tidur, karena dengan merubah gravitasi dari jariingan lunak pada organ tenggorokan.
  5. Makanlah cokelat hitam
    Dalam mengatasi masalah disfungsi seksual yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi cokelat. Cokelata merupakan pengobatan ereksi yang mengandung kandungan epitachatechin, kandungan flavonoid yang bisa memicu dari terjadinya pelebaran pada pembuluh darah. dan salah satu penelitian yang dilakukan menyebutkan bahwa mengonsumsi kurang lebih 1 bar cokelat gelap dalam setiap harinya maka akan membantu dalam melebarkan pembuluh darah sekitar 10 persen.

Gangguan Disfungsi Seksual

Posted in Disfungsi Seksual | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Seksual Pada Pasutri

Disfungsi Seksual Pada Pasutri – Salah satu kunci kehamonisan hubungan suami istri adalah kepuasaan seksual. Tentu saja, komunikasi yang lancar, saling menghargai, saling menghormati dan saling percaya menjadi faktor lainnya. Menurut Prof. DR. Dr. Wimpie Pangkahila, SpAnd FAACS, memuaskan pasangan mempunyai arti yang dalam. Kita tidak dapat melihatnya hanya dari segi suami atau istri saja, semua harus dilihat dari berbagai aspek.

Disfungsi Seksual Pada Pasutri

Disfungsi Seksual Pada Pasutri

Disfungsi Seksual pada Pasutri

“Pertama masing-masing pihak harus memikirkan kepuasan seksual pasangannya. Kedua, masing-masing pihak juga harus merasakan kepuasan seksual. Disinilah terkandung prinsip saling melayani untuk kepentingan bersama,” lanjut Wimpie yang merupakan Ketua Pusat Studi Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali.

Tetapi, fakta sering berbicara lain. Para suami setelah mencapai klimaks sering melupakan pasangannya yang belum mencapai orgasme. Parahnya lagi, suami sering tertiur di samping istri yang belum merasakan kepuasan yang sama. Dalam konteks inilah, tamabh Wimpie, timbul keluhan di pihak perempuan yang menganggap pria egois. Masalahnya adalah, banyak perempuan yang mengalami hambatan orgasem yang dengan sendirinya mengalami ketidakpuasaan seksual.

“Di antara beberapa hambatan orgasme pada perempuan, penyebab utama adalah gangguan fungsi seksual (disfungsi seksual) yang dialami pihak lelaki dan tidak disadari oleh yang bersangkutan. Disfungsi seksual yang sering dialami pia dan menghamba orgasme perempuan adalah ejakulasi dini dan disfungsi ereksi. Parahnya, selain yangg bersangkutan tidak menyadari gangguan itu, ada juga faktor ketidakpedulian pria terhadap kebutuhan seksual perempuan. Banyak pria yang menganggap perempuan sebagai makhluk seksual yang tidak mempunyai kebutuhan seksual.

Penyebab Disfungsi Seksual pada Pasutri

Faktor yang mempengaruhi disfungsi seksual pada pasutri

Wimpie mengemukkan, fungsi seksual dipengaruhi dua faktor yakni fisik dan psikis. Faktor fisik misalnya hormon seks, pembuluh darah, saraf, penggunaan obat dan gaya hidup yang tidak sehat. Sedangkan psikis terlibat semua faktor kejiwwaan seperti pengalaman seksual pertama kali, kejenuhan, kekecewaan dan kejengkelan.

Seksolog Dr. Naek L Tobing menuturkan faktor kejiwaan meliputi segala jenis masalah yakni pikiran, perasaan, dan perilaku sendiri, pengaruh istri, hubungan antara suami dan istri serta hubungan dengan orang lain yang dapat mengganggu kesehatan seksual termasuk ereksi. Berbeda dengan faktor fisik, faktor kejiwaan dan sulit diukur. Misanya seorang suami tidak menyukai istri karena istri mudah emosional atau marah, hal itu akan menyebabkan ereksi terganggu, tidak bisa melakukan senggama. Selanjutnya dapat ditebak, istri kecewa sehingga kepuasan seksual dari keduanya tidak akan tercapai.

Begitu juga dengan kualitas hubungan suam-istri sangat mempengaruhi kehidupan seks. Pasutri yang mesra secara emosional menyatu, saling mencintai, cocok dalam kehidupan sehari-hari akan mendukung kehidupan seks yang baik. Bila kondisi demikian telah diperoleh, saat akan melakukan aktivitas seksual, pasutri dapat mesra dan menyatu dalam bercumbu sampai senggama. Saa libido muncul, bercumbu dan senggama akan tercapai kepuasan seksual yang maksimal.

Dr. Naek mengemukakan, hubungan psikoemosional yang tidak baik dapat mempengaruhi seks. Sifat, hobi, keuangan, cara mengurus anak, keluarga besar dan lain-lain perlu kecocokan satu paling sedikit dapat ditoleransi sehingga tidak menimbulkan percecokan besar. Bila masalah psikoemosional cukup berat misalnya sifat suami istri paling berlawanan, dapat merusak kehidupan seks.

Pasangan yang mengalami keretakan hubungan yang berat, mungkin sudah lama tidak senggama. Bahkan ada yang sudah pisah kamar. Pada akhirnya, kehidupan seks terganggu dan dapat menimbulkan masalah besar seperti perceraian. Sepanjang masalah psikoemosional atau konflik tidak terlalu berat, besar kemungkinana suami istri dapat melakukan senggama secara normal dan memuaskan. Oleh karena itu, hubungan psikoemosional dan seks harus saling sejalan.

“Agar dapat mencapai orgasme dan kepuasan seksual bagi masing-masing pasangan, maka fungsi seksual harus dalam keadaan baik dan normal. Hal tersebut berlaku baik bagi pria dan perempuan,” kata Wimpie. Setiap gangguan baik pada faktor psikis atau fisik, papar Wimpie dapat mengakibatkan salah satu atau lebih gangguan disfungsi seksual.

Makanan Afrodisiak

Cara yang bisa dilakukan dalam mencegah disfungsi seksual adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan dibawah ini :

  1. Seledri dan asparagus
    kandungan vitamin E, potassium, dan juga fosfor yang ada didalamnya bisa membantu dalam meningkatkan gairah seksual. Dan sama juga seperti asparagus, seledri juga dipercaya bisa membantu membuat hubungan seksual menjadi semakin memuaskan. Sayuran ini mengandung kandungan adrosteron yang merupakan hormon yang bisa dikeluarkan lewat keringat untuk membantu merangsang gairah seksual.
  2. Buah pisang, buah anggur dan juga buah alpukat
    Buah pisang memang terkenal mengandung kandungan potassium dan juga vitamin B yang sangat baik dalam membantu meningkatkan stamina tubuh dan membantu dalam meningkatkan gairah seksual. Jika mood Anda dalam melakukan hubungan seksual menurun, maka konsunmsilah buah anggur dengan rutin karena sifatnya hipoglikemia yang bisa membantu dalam menghilangkan rasa lelah.
  3. Telur
    Keseimbangan dari hormon dan juga pikiran yang terbebas pikiran stress dan depresi merupakan dua hal yang sangat penting dalam mempunyai hubungan seksual yang baik. Keduanya ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi telur ayam atau juga burung yang mengandung kandungan vitamin B5 dan juga kandungan B6. Telur ikan juga sangat berkhasiat dalam membantu meningkatkan kemampuan dalam hal memperbaiki sel-sel saraf yang mengalami kerusakan. Dan hasilnya pada kulit juga akan semakin baik akan terjadinya rangsangan.

Disfungsi Seksual Pada Pasutri

Posted in Disfungsi Seksual, Disfungsi Seksual Pria, Disfungsi Seksual Wanita | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Macam-Macam Disfungsi Seksual

Macam-Macam Disfungsi Seksual - Disfungsi seksual juga disebut disfungsi psikoseksual, ketidakmampuan seseorang untuk mengalami gairah seksual atau untuk mencapai kepuasan dibawah kondisi yang tepat, sebagai hasil dari gangguan fisik atau lebih umum, masalah psikologis. Bentuk yang paling umum dari disfungsi seksual secara tradisional telah diklasifikasikan sebagai impotensi (ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi penis) dan firigiditas (ketidakmampuan wanita untuk mencapai gairah atau orgasme selama hubungan seksual). karena istilah-istilah impotensi dan firigiditas telah mengembangkan konotasi merendahkan dan menyesatkan, mereka tidak lagi digunakan sebagai klasifkasi ilmiah yang telah digantikan oleh hal yang lebih spesifik, namun kedua istilah tetap dalam pemakaian umum, dengan berbagai arti dan asosiasi.

Macam-Macam Disfungsi Seksual

Macam-Macam Disfungsi Seksual

Disfungsi Seksual

Pria hanya memerlukan waktu beberapa detik untuk ereksi. Tapi jika mereka tidak senang, ereksi berkurang dan kembali ke ukuran normal dalam hitungan detik. Penis yang eresksi membuat seks menjadi menyenangkan. Jika seorang pria menghadapi masallah ereksi, akan sangat sulit unutk memuaskan wanita. Mengambil tablet atau obat lain tidak akan membantu setelah anda mulai berhubungan seks dengan pasangan anda.

Macam-macam disfungsi seksual sendiri ada 5 yaitu :

  1. Macam-Macam Disfungsi Seksual seperti Gangguan dorongan seksual, gangguan dorongan seksual dipengaruhi oleh beberaoa  faktor yaitu hormon testosteron, kesehatan tubh faktor psikis, dan pengalaman seksual sebelumnya. Jika diantara faktor tersebut ada yang menghambat atau faktor tersebut terganggu, maka akan terjadi GDS.
  2. Macam-Macam Disfungsi Seksual seperti Gangguan ereksi atau disfungsi ereksi berarti ketidakmampuan mencapai  atau mempertahankan ereksi penis yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual dengan baik.
  3. Gangguan ejakulasi atau ejakulasi dini. Ejakulasi dini merupakan ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sampai pasangannya mencapai orgasme, paling sedikit 50 persen  dari kesempatan melakukan hubungan seksual. Berdasarkan waktu, ada yang mengatakan penis yang mengalami ED bila ejakulasi dalam waktu kurang dari 1-10 menit.
  4. Disfungsi orgasmeadalah terhambatanya atau tidak tercapainya orgasme yang bersifat persisten atau berulang setelah memasuki fase rangsangan (excitement phase) selama melakukan hubungan seksual.
  5. Dispareunia berarti hubungan seksual yang menimbulkan rasa sakit pada kelamin atau sekitar kelamin.

Cara yang bisa dilakukan dalam mengatasi macam-macam disfungsi seksual adalah dengan melakukan penanganan seperti dibawah ini :

  1. Menurunkan kadar estrogen
    Indeks massa tubuh atau BMI yang mendekati atau bahkan lebih dari 25 yang menunjukkan adanya suatu kelebihan dari lemak. Hal ini berarti bahwa hormon testosteron yang akan diubah menjadi hormon yang bisa berefek negatif dengan ereksi yang terjadi pada pria. Dan penurunan dari dari berat badan yang dilakukan dengan moderat akan membantu dalam menyingkirkan masalah dari kelebihan hormon estrogen dan bisa membantu dalam memperbaiki kehidupan seksual Anda dengan pasangan.
  2. Melakukan akupuntur
    Cara mengatasi disfungsi seksual adalah dengan melakukan akupuntur. Jika Anda merasa stress dengan kehidupan seksual Anda yang terganggu, maka Anda bisa melakukan teknik kuno seperti akupuntur. Salah satu penelitian yang menunjukkan bahwa akupuntur bisa membantu dalam mengatasi masalah disfungsi ereksi yang penyebab utamanya adalah akibat gangguan psikis. Sekitar 64 persen pria yang melakukan perawatan akupuntuir selama 6 minggu mengaku bahwa performa seksual mereka kembali normal lagi tanpa melakukan perawatan lebih lanjut lagi.
  3. Melakukan senam kegel
    Salah satu cara yang paling baik dalam mengatasi disfungsi ereksi adalah dalam menguatkan otot panggul dengan melakukan senam kegel. Dan salah satu studi atau penelitian yang dilakukan pada sekitar 55 persen pria impoten biasanya mereka menunjukkan hasil bahwa sekitar 40 persen pria yang melakukan senam kegel dilakukan selama 6 bulan menunjkkan tingkat keberhasilan yang tinggi dengan mengembalikan lagi fungsi seksual dalam keadaan normal. Senam kegel yang dilakukan pada pria merupakan latihan yang sama dilakukan pada wanita, yaitu dengan cara melatih otot pelvic misalnya seperti menahan keinginan untuk buang air kecil yang bisa Anda lakukan dimana saja dan kapan saja. Lakukanlah kontraksi sebanyak 18 kali dengan masing-masing sekitar 10 detik dalam sehari.
  4. Mengonsumsi obat
    Banyak obat yang bisa mempengaruhi disfungsi seksual. Obat untuk menurunkan kolesterol tinggi sejenis simvastin yang bisa sangat mempengaruhi fungsi ereksi. Dan pada titik ini, sejenis viagra atau cialis dan juga levitra biasanya sering digunakan untuk membantu dalam merangsang adanya aliran darah menuju ke penis.

Jika Anda mengalami masalah disfungsi seksual maka Anda juga bisa melakukan konsultasi ke dokter. Anda mungkin merasa gaka malu dalam menjelaskan mengenai hubungan seksual Anda dengan pasangan, namun hal ini sangat penting untuk bisa menemukan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah disfungsi seksual. Kehidupan seksual yang memuaskan merupakan salah satu faktor penting dari kebahagiaan rumah tangga untuk semua usia dan juga pada tahap kehidpan. Penderita kemungkinan akan mengalami suatu kondisi yang mendasar yang bisa diobati, atau terkadang juga bisa diatasi hanya dengan mleakukan perubahan pada pola hidup mereka, melakukan terapi dan juga kombinasi perawatan. Kemungkinan dokter akan melakukan diagnosa dalam mengobati masalah yang terjadi ini atau juga dengan merujuk Anda pada dokter spesialis dalam membantu mengatasi masalah disfungsi seksual.

Macam-Macam Disfungsi Seksual

Posted in Disfungsi Seksual | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Disfungsi Seksual

Jenis Disfungsi Seksual – Disfungsi seksual adalah ketidakmampuan menikmati secara penus  suatu hubuungan seks dengan pasangan. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya disfungsi seksual. Ada beberapa jenis disfungsi seksual pada pria. Disfungsi seksual tidak hanya disebabkan oleh satu jenis penyebab saja, namun dengan berbagai penyebab yang kadang tidak disadari oleh para pria.

Jenis Disfungsi Seksual

Jenis Disfungsi Seksual

Jenis Disfungsi Seksual

Jenis Disfungsi Seksual seperti hasrat seksual atau penurunan libido ditandai dengan tidak adanya atau tidak adanya selama beberapa waktu hasrat seksual atau libido untuk aktivitas seksual atau fantasi seksual. Birahi gangguan sebelumnya dikenal sebagai frigiditas pada wanita dan impotensi pada laki-laki, meskipun ini sekarang sudah diganti dengan istilah-istilah menghakimi kurang.

Jenis Disfungsi Seksual seperti Impotensi sekarang dikenal sebagai disfungsi ereksi, dan frigiditas telah diganti dengan sejumlah istilah-istilah yang menggambarkan masalah tertentu dengan, misalnya, keinginan atau gairah. Orgasme gangguan yang terus menerus penundaan atau tidak adanya orgasme yang mengikuti fase gairah seksual yang normal. Gangguan ini dapat memioliki asal-usul fisik, psikologis, atau farmakologi.

Penyebab Disfungsi Seksual

Beberapa hal yang menyebabkan terjadinya masalah disfungsi seksual adalah :

  1. Karena gangguan fisik
    Misalnya adalah akibat gangguan fisik yang menyebabkan terjadinya disfungsi seksual seperti masalah arthritis atau nyeri sendi, gangguan pada kemih atau juga gangguan pada usus, operasi panggul, kelelahan dan juga sakit kepala serta masalah yang lainnya dan gangguan neurologis seperti multiple sclerosis. Jenis obat-obatan tertentu, dan termasuk beberapa diantaranya adalah seperti antidepresan, obat tekanan darah seperti antihistamin dan juga obat kemoterapi, yang bisa membantu dalam menurunkan gairah seksual dan juga suatu kemampuan tubuh yang mengalami masalah orgasme.
  2. Tingkat dari estrogen yang rendah setelah wanita mengalami menopause yang bisa menyebabkan terjadinya perubahan pada jaringan genital dan juga ranjgsangan seksual. Lipatan kulit yang bisa menutupi daerah genital yang menjadi semakinlebih tipis, dalam mengekspos klitoris. Terjadinya suatu peningkatan resiko yang terjadi in kadang juga akan mengurangi sensitivitas dari klitoris wanita.

Selain itu juga beberapa jenis penyakit dibawah ini merupakan penyebab terjadinya disfungsi seksual adalah ;

  1. Penyakit peyronie
    Penyakit ini merupakan penyakit yang dialami oleh pria yang ditandai dengan gejala seperti plak yang tumbuh atau mengeras pada bagian kulit disekiyar penis. Plak ini bukan hanya muncul dibagian uar kulit, namun juga tumbuh atau muncul pada daerah jaringan erektil penis sehingga membuat aliran darah menjadi terganggu untuk menuju ke ujung penis. Penyakit seperti ini akan mengakibatkan kemampuan dari penis menjadi semakin berkurang dalam mempertahankan ereksi, bahkan jga bisa menghentikan suatu fungsi dari ereksi sama sekali.
  2. Penyakit hipertensi
    Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satau jenis penyakit yang bisa membahayakan pria. Penderita dari penyakit hipertensi biasanya akan mempunyai tekanan darah yang ada pada atas normal sehingga akan mengganggu aktivitas fisik mereka sehari-hari. Aktivitas seksual pada penderita hipertensi biasanya mengalami hambatan akibat dari penis mereka yang tidak bisa melakukan ereksi dengan maksimal akibat dari suatu penggunaan obat-obatan yang mengandung kakndungan anabolic steroid. Dan selain itu juga, penyakit hipertensi juga bisa diikuti dengan jenis penyakit jantung yang akan membuat sistem pernapasan pria menjadi terganggu.
  3. Penyakit stroke
    Biasanya penyakit stroke terjadi pada mereka yang sudah lanjut usia, walaupun sebagian juga menyerang pria yang usianya masih terbilang muda. Penyakit stroke biasanya ditandai dengan adanya suatu penyumbatan atau suatu pembekuan pada pembuluh darah yang mengalir ke otak. Akibat dari penyakt stroke ini maka akan menyebabkan terjadinya kematian pada anggota tubuh dan termasuk salah satunya adalah fungsi seksual pada pria. Disfungsi ereksi yang terjadi pada pria untuk mereka yang menderita penyakit stroke akibat aliran darah yang mengalami hambatan bukan hanya menuju ke daerah otak, namun juga bisa mempengaruhi sistem dari jaringan darah yang lain dan yang paling utama adalah jaringan darah menuju ke penis.
  4. Penyakit jantung
    penyakit jantung merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh pembuluh darah yang tidak bisa memompa menuju ke daerah jantung dalam mengedarkan atau mengalirkan oksigen dan jga sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Pada penyakit ini sebenarnya terjadi disebabkan oleh penyemputan atau juga kebutuhan dari pembuluh darah akibat dari kadar kolesterol tinggi. Untuk pria yang menderita penyakit jantung di dalam tubuh mereka biasanya mempunyai sistem peredaran darah yang kurang lancar. Hal ini sangat mempengaruhi peredaran darah yang ada di dalam jaringan erektil sehingga penis tidak bisa melakukan ereksi dengan lebih maksimal.
  5. Penyakit diabetes melitus
    Pada penyakit diabetes biasanya akan memberikan suatu kontrobusi akan terjadinya disfungsi ereksi pada seorang pria yang menderita. Hal ini akan mengakibatkan energi yang muncul berada dibawah level normal. Dan sebagian dari glukosa yang ada di dalam aliran darah si pengidap kencing manis, biasanya tidak bisa diubah menjadi energi akibat dari kadar hormon insulin yang ada di dalam tubuh mereka yang ukurannya lebih rendah. Dan yang lebih menakutkan lagi adalah pada penderita diabetes basah terkena luka maka hal ini menyebabkan penyembuhan yang dilakukan dengan tindakan amputasi. Jika hal ini terjadi pada bagian organ intim pria, maka bisa dipastikan bahwa fungsi seksual pria tidak bisa berfungsi dengan baik.

Jenis Disfungsi Seksual

Posted in Disfungsi Seksual | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment