Disfungsi Seksual Pada Pasutri

Disfungsi Seksual Pada Pasutri – Salah satu kunci kehamonisan hubungan suami istri adalah kepuasaan seksual. Tentu saja, komunikasi yang lancar, saling menghargai, saling menghormati dan saling percaya menjadi faktor lainnya. Menurut Prof. DR. Dr. Wimpie Pangkahila, SpAnd FAACS, memuaskan pasangan mempunyai arti yang dalam. Kita tidak dapat melihatnya hanya dari segi suami atau istri saja, semua harus dilihat dari berbagai aspek.

Disfungsi Seksual Pada Pasutri

Disfungsi Seksual Pada Pasutri

Disfungsi Seksual pada Pasutri

“Pertama masing-masing pihak harus memikirkan kepuasan seksual pasangannya. Kedua, masing-masing pihak juga harus merasakan kepuasan seksual. Disinilah terkandung prinsip saling melayani untuk kepentingan bersama,” lanjut Wimpie yang merupakan Ketua Pusat Studi Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali.

Tetapi, fakta sering berbicara lain. Para suami setelah mencapai klimaks sering melupakan pasangannya yang belum mencapai orgasme. Parahnya lagi, suami sering tertiur di samping istri yang belum merasakan kepuasan yang sama. Dalam konteks inilah, tamabh Wimpie, timbul keluhan di pihak perempuan yang menganggap pria egois. Masalahnya adalah, banyak perempuan yang mengalami hambatan orgasem yang dengan sendirinya mengalami ketidakpuasaan seksual.

“Di antara beberapa hambatan orgasme pada perempuan, penyebab utama adalah gangguan fungsi seksual (disfungsi seksual) yang dialami pihak lelaki dan tidak disadari oleh yang bersangkutan. Disfungsi seksual yang sering dialami pia dan menghamba orgasme perempuan adalah ejakulasi dini dan disfungsi ereksi. Parahnya, selain yangg bersangkutan tidak menyadari gangguan itu, ada juga faktor ketidakpedulian pria terhadap kebutuhan seksual perempuan. Banyak pria yang menganggap perempuan sebagai makhluk seksual yang tidak mempunyai kebutuhan seksual.

Penyebab Disfungsi Seksual pada Pasutri

Faktor yang mempengaruhi disfungsi seksual pada pasutri

Wimpie mengemukkan, fungsi seksual dipengaruhi dua faktor yakni fisik dan psikis. Faktor fisik misalnya hormon seks, pembuluh darah, saraf, penggunaan obat dan gaya hidup yang tidak sehat. Sedangkan psikis terlibat semua faktor kejiwwaan seperti pengalaman seksual pertama kali, kejenuhan, kekecewaan dan kejengkelan.

Seksolog Dr. Naek L Tobing menuturkan faktor kejiwaan meliputi segala jenis masalah yakni pikiran, perasaan, dan perilaku sendiri, pengaruh istri, hubungan antara suami dan istri serta hubungan dengan orang lain yang dapat mengganggu kesehatan seksual termasuk ereksi. Berbeda dengan faktor fisik, faktor kejiwaan dan sulit diukur. Misanya seorang suami tidak menyukai istri karena istri mudah emosional atau marah, hal itu akan menyebabkan ereksi terganggu, tidak bisa melakukan senggama. Selanjutnya dapat ditebak, istri kecewa sehingga kepuasan seksual dari keduanya tidak akan tercapai.

Begitu juga dengan kualitas hubungan suam-istri sangat mempengaruhi kehidupan seks. Pasutri yang mesra secara emosional menyatu, saling mencintai, cocok dalam kehidupan sehari-hari akan mendukung kehidupan seks yang baik. Bila kondisi demikian telah diperoleh, saat akan melakukan aktivitas seksual, pasutri dapat mesra dan menyatu dalam bercumbu sampai senggama. Saa libido muncul, bercumbu dan senggama akan tercapai kepuasan seksual yang maksimal.

Dr. Naek mengemukakan, hubungan psikoemosional yang tidak baik dapat mempengaruhi seks. Sifat, hobi, keuangan, cara mengurus anak, keluarga besar dan lain-lain perlu kecocokan satu paling sedikit dapat ditoleransi sehingga tidak menimbulkan percecokan besar. Bila masalah psikoemosional cukup berat misalnya sifat suami istri paling berlawanan, dapat merusak kehidupan seks.

Pasangan yang mengalami keretakan hubungan yang berat, mungkin sudah lama tidak senggama. Bahkan ada yang sudah pisah kamar. Pada akhirnya, kehidupan seks terganggu dan dapat menimbulkan masalah besar seperti perceraian. Sepanjang masalah psikoemosional atau konflik tidak terlalu berat, besar kemungkinana suami istri dapat melakukan senggama secara normal dan memuaskan. Oleh karena itu, hubungan psikoemosional dan seks harus saling sejalan.

“Agar dapat mencapai orgasme dan kepuasan seksual bagi masing-masing pasangan, maka fungsi seksual harus dalam keadaan baik dan normal. Hal tersebut berlaku baik bagi pria dan perempuan,” kata Wimpie. Setiap gangguan baik pada faktor psikis atau fisik, papar Wimpie dapat mengakibatkan salah satu atau lebih gangguan disfungsi seksual.

Makanan Afrodisiak

Cara yang bisa dilakukan dalam mencegah disfungsi seksual adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan dibawah ini :

  1. Seledri dan asparagus
    kandungan vitamin E, potassium, dan juga fosfor yang ada didalamnya bisa membantu dalam meningkatkan gairah seksual. Dan sama juga seperti asparagus, seledri juga dipercaya bisa membantu membuat hubungan seksual menjadi semakin memuaskan. Sayuran ini mengandung kandungan adrosteron yang merupakan hormon yang bisa dikeluarkan lewat keringat untuk membantu merangsang gairah seksual.
  2. Buah pisang, buah anggur dan juga buah alpukat
    Buah pisang memang terkenal mengandung kandungan potassium dan juga vitamin B yang sangat baik dalam membantu meningkatkan stamina tubuh dan membantu dalam meningkatkan gairah seksual. Jika mood Anda dalam melakukan hubungan seksual menurun, maka konsunmsilah buah anggur dengan rutin karena sifatnya hipoglikemia yang bisa membantu dalam menghilangkan rasa lelah.
  3. Telur
    Keseimbangan dari hormon dan juga pikiran yang terbebas pikiran stress dan depresi merupakan dua hal yang sangat penting dalam mempunyai hubungan seksual yang baik. Keduanya ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi telur ayam atau juga burung yang mengandung kandungan vitamin B5 dan juga kandungan B6. Telur ikan juga sangat berkhasiat dalam membantu meningkatkan kemampuan dalam hal memperbaiki sel-sel saraf yang mengalami kerusakan. Dan hasilnya pada kulit juga akan semakin baik akan terjadinya rangsangan.

Disfungsi Seksual Pada Pasutri


=====================================

>>> Obat Kuat Pria Macavit Untuk Stamina Pria, Ereksi Keras dan Kesuburan Pria, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Disfungsi Seksual, Disfungsi Seksual Pria, Disfungsi Seksual Wanita and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *